Hal yang tidak diketahui DAPAT menghancurkan Anda. Lima hal ini akan melukai hati istri Anda dan merusak pernikahan Anda.
Tidak mudah menjadi kaum pria di zaman sekarang. Pria modern diharapkan
memiliki perasaan peka, penuh perhatian; pada saat yang sama mereka
diminta untuk tetap menjadi seorang jantan, pelindung dan yang mampu
memperbaiki segala sesuatu yang rusak. Kaum pria tidak boleh terlalu
peka, sehingga kehilangan kemampuan menjadi pelindung. Di samping itu,
mereka tidak boleh terlalu jantan, sehingga kehilangan kemampuan menjadi
peka.
Sebagai pria, kita mencoba mengendalikan biduk kita di antara sifat peka
dan sifat jantan, yang garis batasnya hampir tidak terlihat, sehingga
kita sering gagal. Dan ada hal-hal yang kita lakukan yang dapat melukai
hati isteri kita dan merusak pernikahan Anda. Berikut ini adalah lima
hal tersebut:
1. Tidak memberi nafkah dasar bagi keluarga
Sebagai seorang pria, menjadi sumber nafkah keluarga adalah tanggung
jawabnya, terlepas dari apakah isteri juga bekerja. Kadang-kadang
dibutuhkan bekerja lebih lama atau kerja ganda sehingga anak-anak dapat
bergabung dengan liga sepak bola. Dan kadang-kadang diperlukan untuk
menahan diri ketika sedang 'dipermainkan' oleh bos Anda, karena Anda
butuh bertahan di tempat kerja tersebut demi keluarga. Namun demikian,
semuanya itu pantas dilakukan ketika Anda pulang di malam hari dan
melihat senyum di wajah setiap anggota keluarga Anda.
2. Pesimisme
Sejak kecil, Anda selalu diajar agar menjadi 'jantan' dan 'jangan
menangis', walaupun peristiwa buruk sedang menimpa hidup Anda. Meskipun
kadang-kadang ini adalah nasihat baik, isteri Anda juga butuh Anda
menjadi seorang yang optimis. Hubungan Anda akan melewati saat-saat
sulit, kegagalan, sakit hati dan masalah kesehatan. Isteri Anda tidak
butuh seseorang menyuruhnya berhenti menangis, dia hanya butuh bahu Anda
untuk tempatnya menangis.
3. Menahan diri memperlihatkan ketertarikan fisik
Ya, kaum pria melakukannya juga. Ketertarikan fisik lebih daripada
sekadar seks. Itu juga dapat berupa pelukan sebelum pergi kerja,
menggandeng tangannya selama berbelanja dan merangkulnya selama menonton
film bersama di sofa rumah. Kalau Anda menahan melakukan hal-hal
tersebut, Anda sedang memberi kesan tidak tertarik lagi kepadanya.
Perasaan tertarik yang Anda coba perlihatkan selama di tempat tidur
tidak akan menggantikan kesan tertarik kepadanya di luar tempat tidur.
4. Mengutamakan hal lain lebih dulu
Dari ratusan gadis yang Anda kenal dan puluhan yang Anda kencani, isteri
Anda adalah yang Anda pilih untuk hidup bersama selamanya. Dia butuh
mengetahui bahwa Anda masih memilihnya. Setiap kali Anda memeriksa
telepon pintar Anda ketika sedang jalan-jalan bersama atau setiap kali
Anda pulang terlambat dari kerja tanpa meneleponnya memberi kesan bahwa
dia tidak sepenting dulu lagi. Akibatnya, dia bertanya-tanya apakah Anda
masih perhatian terhadapnya sebanyak seperti ketika baru menikah.
Pekerjaan Anda penting, tetapi jangan lupa untuk apa Anda bekerja.
Ingatlah bahwa tidak ada yang lebih penting dalam telepon Anda daripada
yang ada di sekitar Anda.
5. Tidak mengerti keinginannya
Kaum wanita butuh mengetahui bahwa mereka dikasihi dan bahwa Anda sangat
berterima kasih untuknya. Anda mengira bahwa setelah Anda
memperlihatkan cinta Anda dengan bekerja setiap hari dan membawa pulang
nafkah, maka Anda tidak perlu lagi melakukan lebih banyak daripada itu
Tetapi, dia butuh lebih daripada semuanya itu untuk memastikan bahwa
Anda masih mencintainya dan dia butuh Anda memperlihatkan kepadanya
bahwa Anda melakukan semuanya itu untuknya. Jadi, sediakan waktu untuk
melakukan sesuatu yang spesial, misalnya, mengirim beberapa teks
tertulis untuknya atau membawa pulang sekuntum bunga. Anda akan heran
atas reaksi yang akan Anda dapatkan.

0 Response to "5 hal yang dapat melukai hati istri dan merusak pernikahan Anda"
Post a Comment