Berikut ini sejumlah nasehat Rasulullah SAW kepada para suami :
Memberikan mahar kepada istri “Berikanlah mahar kepada wanita yang
kalian nikahi sebagai pemberian dengan penuh kerelaan”.(An-Nisa`:4)
Perlakukan Istri Dengan Lemah Lembut
Berlemah-lembut dalam memperlakukan, mendidik dan memimpin istri
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, janganlah dia
mengganggu tetangganya, dan perlakukanlah wanita dengan baik. Sebab,
mereka diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok, dan sesungguhnya
bagian tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian atasnya. Jika
engkau bermaksud meluruskannya, maka engkau akan mematahkannya dan jika
engkau membiarkannya, maka ia akan tetap bengkok. Oleh karena itu,
perlakukanlah wanita dengan baik”. (HR. Al-Bukhari Muslim)
Memberikan Nafkah Kepada Istri
Memberikan nafkah kepada istri “Engkau beri makan istrimu apabila engkau
makan, dan engkau beri pakaian bila engkau berpakaian. Janganlah engkau
memukul wajahnya, jangan menjelekkannya, dan jangan memboikotnya
(mendiamkannya) kecuali di dalam rumah”. (HR. Abu Dawud)
“Ketahuilah, kalian memiliki hak terhadap istri-istri kalian dan mereka
pun memiliki hak terhadap kalian. Hak kalian terhadap mereka adalah
mereka tidak boleh membiarkan seseorang yang tidak kalian sukai untuk
menginjak permadani kalian dan mereka tidak boleh mengizinkan orang yang
kalian benci untuk memasuki rumah kalian. Sedangkan hak mereka terhadap
kalian adalah kalian berbuat baik terhadap mereka dalam hal pakaian dan
makanan mereka”. (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Tidak Menyebarkan Aib Istri
Tidak menyebarkan aib istrinya “Manusia yang paling buruk kedudukannya
di sisi Allah pada hari Kiamat adalah laki-laki yang ‘mendatangi’
istrinya, dan wanita itu pun ‘mendatangi’ suaminya, kemudian ia
menyebarkan rahasia istrinya”. (HR. Muslim)
Berbuat Baik dan Sabar Terhadap Istri
Berbuat baik (ma’ruf) dan sabar terhadap istri “ “Kaum mukmin yang
paling sempurna keimanannya ialah yang paling baik akhlaknya, dan
sebaik-baiknya kalian ialah yang terbaik kepada istri-istrinya”. (HR.
At-Tirmidzi)
“Barang siapa -diantara para suami- bersabar atas perilaku buruk dari
istrinya, maka Allah akan memberinya pahala seperti yang Allah berikan
kepada Ayyub a.s atas kesabarannya menanggung penderitaan. Dan barang
siapa – diantara para istri – bersabar atas perilaku buruk suaminya,
maka Allah akan memberinya pahala seperti yang Allah berikan kepada
Asiyah, istri fir’aun”. (HR. Nasa`i dan Ibnu Majah)
Membantu Istri Taat Kepada Allah SWT
Membantu istri untuk taat kepada Allah SWT, menjaganya dari api neraka,
dan memberikan pengajaran agama “Setiap kalian adalah pemimpin dan
setiap kalian akan ditanya tentang kepemimpinannya. Penguasa yang
memimpin atas manusia adalah pemimpin dan ia akan ditanya tentang mereka
dan seorang pria adalah pemimpin atas keluarganya, dan ia akan ditanya
tentang mereka”. (HR. Bukhari, Muslim, at-Tirmidzi, Abu-Dawud, Ahmad)
Suami Berhak Cemburu Pada Istri
Suami berhak cemburu dan menjaganya “Wahai Nabi, katakanlah kepada
istri-istrimu dan putri-putrimu serta wanita-wanita kaum mukminin,
hendaklah mereka mengulurkan jilbab-jilbab mereka di atas tubuh mereka.
Yang demikian itu lebih pantas bagi mereka untuk dikenali (sebagai
wanita merdeka dan wanita baik-baik) hingga mereka tidak diganggu. Dan
adalah Allah Maha Pengampun lagi Penyayang”. (Al-Ahzab: 59)
Dalam kesempatan lain Rasulullah saw bersabda, “Ingatlah, orang mukmin
yang paling sempurna imannya adalah orang yang paling baik budi
pekertinya. Orang yang paling baik budi pekertinya adalah yang paling
baik perlakuannya terhadap istrinya” (HR At Tirmidzi)
“Janganlah seorang mukmin memarahi istrinya ataupun seorang wanita
beriman. Jika tidak suka terhadap salah satu sifatnya, maka pasti ada
sifat lainnya yang menyenangkan. Dunia ini adalah suatu kesenangan yang
sementara, dan sebaik-baik kesenangan di dunia adalah wanita yang
shalehah” (HR Muslim)
*Sumber: dream.co.id

0 Response to "Nasehat Rasullullah Untuk Para Suami "
Post a Comment