Untuk menghindari bahaya pembalut wanita mengandung klorin, Ketua Harian
YLKI, Tulus Abadi, menyarankan agar masyarakat mulai kembali
menggunakan pembalut kain.
"Zat klorin tidak ditemukan dalam pembalut kain. Selain itu, pembalut
kain juga bisa dipakai ulang dan dicuci kembali. Tingkat keamanannya
jangka panjang," ujar Tulus dalam jumpa pers di Kantor YLKI, Jakarta,
Selasa (7/7).
Selain itu, pembalut kain juga ramah lingkungan karena tidak menyebabkan
pencemaran. "Salah satu pencemar tertinggi di Indonesia adalah
pembalut. Dalam satu bulan saja ada 1,4 miliar sampah pembalut. Pembalut
kain tentu tidak menyebabkan pencemaran karena dapat dipakai ulang,"
kata Tulus.
Namun, menurut Tulus, masih banyak masyarakat yang enggan menggunakan
pembalut kain. "Ada yang takut tembus, ya bisa pakai yang dobel. Asal
dicuci bersih pasti tidak akan ada iritasi," ucap Tulus.
Menurut Tulus, keluhan iritasi justru lebih banyak dilontarkan oleh
konsumen produk pembalut kapas yang banyak beredar di pasaran. YLKI pun
menggagas sebuah penelitian akibat banyaknya laporan tersebut.
2. Mooncup, Menstrual Cup
The Mooncup - dikenal di Amerika Serikat sebagai MCUK - adalah cangkir
menstruasi silikon yang dirancang oleh perempuan sebagai alternatif dari
tampon dan pembalut yang nyaman, aman dan ramah lingkungan.
Mooncup adalah salah satu brand dari Menstrual Cup, alternatif dari
pembalut wanita yang berbentuk seperti lonceng bel terbalik berukuran 5
sentimeter, terbuat dari karet silikon yang lembut. Cara pemakaiannya:
Mooncup dimasukkan ke dalam vagina untuk menampung cairan menstruasi.
Cara menggunakan Mooncup
Berikut adalah keuntungan menggunakan mooncup:
Aman
Terbuat dari silikon lembut standar medis, Mooncup bebas lateks dan
tidak mengandung pewarna, BPA, racun atau pemutih. Sehingga bagus untuk
wanita dengan kulit sensitif.
Lebih murah
Anda hanya perlu satu Mooncup tidak perlu pengganti dan dapat digunakan
selama bertahun-tahun. Ini menjadikan mooncup produk saniter yang paling
ekonomis yang anda dapat membeli.
Greener
Seorang wanita rata-rata menggunakan lebih dari 11.000 tampon atau
pembalut dalam hidup mereka. Tampon dan pembalut bekas tersebut akan
berakhir menjadi limbah di TPA atau di laut.
Untuk membeli produk ini dapat mengunjugi toko online Mooncup.
3. Pembalut Organik
Tidak semua orang mau dan mampu menggunakan 2 jenis alternatif pembalut
diatas. Jika Anda ingin tetap dengan menggunakan tampon tradisional dan
pembalut tradisional, setidaknya pilihlah yang alami dan/atau organik.
Produk seperti ini sekarang sudah lebih banyak tersedia dan beberapa
harganya sama atau serupa dengan yang reguler.



0 Response to "Tips Menghindari Bahaya Pembalut Wanita Mengandung Klorin"
Post a Comment