Untuk
pertama kalinya setelah 18 tahun menikah, seorang wanita menyiapkan
makan malam yang buruk bagi suaminya. Sayuran yang terlalu matang,
daging bakar yang gosong dan salad yang terlalu asin. Di meja makan,
suaminya makan tanpa bersuara.
Setelah itu, ketika wanita tersebut berada di dapur untuk mencuci piring, sang suami datang kepadanya, tersenyum dan mencium keningnya. "Apa maksud ciuman ini?" Tanyanya, wanita tadi tidak percaya apa yang dilakukan suaminya.
"Malam ini masakanmu mengingatkanku pada masakan di hari-hari pertama pernikahan kita! Ini mengingatkanku saat masih sebagai pengantin baru, jadi saya ingin memperlakukanmu seolah kamu adalah pengantin baruku "
Suami yang baik…, ia menjadikan kesalahan istrinya sebagai energi positif bagi kehidupan mereka bersama. Sungguh Muslim yang baik adalah orang yang terbaik perlakuannya terhadap istrinya dan selalu membuat istrinya merasa begitu istimewa baginya.
Please like and share!
Setelah itu, ketika wanita tersebut berada di dapur untuk mencuci piring, sang suami datang kepadanya, tersenyum dan mencium keningnya. "Apa maksud ciuman ini?" Tanyanya, wanita tadi tidak percaya apa yang dilakukan suaminya.
"Malam ini masakanmu mengingatkanku pada masakan di hari-hari pertama pernikahan kita! Ini mengingatkanku saat masih sebagai pengantin baru, jadi saya ingin memperlakukanmu seolah kamu adalah pengantin baruku "
Suami yang baik…, ia menjadikan kesalahan istrinya sebagai energi positif bagi kehidupan mereka bersama. Sungguh Muslim yang baik adalah orang yang terbaik perlakuannya terhadap istrinya dan selalu membuat istrinya merasa begitu istimewa baginya.
Please like and share!
*Sumber: www.facebook.com/pages/

0 Response to "Seperti Pengantin Baru"
Post a Comment